cream pemutih wajah aman

Krim pemutih wajah anti kucel

Beli krim pemutih wajah aman BPOM, cahaya pagi memang bisa menyehatkan kulit, tapi tidak jika mentari mulai merayap naik melewati kepala. Pasalnya, terik matahari di siang bolong turut membawa radiasi ultraviolet (UV) yang merupakan biang macam-macam masalah kulit, misalnya, bintik-bintik hitam di wajah. Karena alasan tersebut, banyak perempuan mengoleskan sunblock untuk melindungi wajah sebelum beraktivitas di luar ruangan. Mirip cermin, sunblock memantulkan sinar UV yang menerpa kulit, menghalau efek negatif matahari. Namun, apakah rutinitas ini cukup? Tidak!

Sering kali bintik hitam tetap timbul walau wajah sudah terlindungi. Hal ini terjadi karena hanya sebagian sinar UV yang berhasil dipantulkan. Sebagian lain malah diserap melanin—pigmen atau pewarna kulit yang berperan penting melindungi kulit. Hasilnya, beberapa bagian kulit tetap menghitam membuat wajah terlihat "kucel". Paparan UV bukan hanya bahaya bagi masalah kecantikan. Dikutip Dailymail edisi Kamis (19/2/2015), sebuah penelitian mendapati melanin yang telah terpapar UV—jika dibiarkan—ternyata bisa merusak deoxyribonucleic acid (DNA) kita. Dalam jangka panjang, kerusakan DNA ini bisa memicu penyakit kanker kulit. 

"Kerusakan DNA pada kulit mulai terjadi beberapa jam setelah kulit terpapar sinar UV. Yang mengejutkan, justru melanin-lah penyebabnya," kata ahli penyakit kulit dari University of Yale, Prof Douglas Brash yang melakukan penelitian tersebut. Tak hanya sinar UV, kotoran—seperti debu juga asap—acap menempel di kulit dan menyumbat pori-pori. Ketika wajah berkeringat, kotoran makin melekat mengubah kulit jadi lahan subur bagi bakteri untuk berkembang biak. Jika dibiarkan, jerawat dan masalah kulit lain pasti datang silih berganti.

Bersihkan

Bukan sekadar omong kosong ketika dulu ibu kita sering mewanti-wanti anak gadisnya agar tak lupa membersihkan wajah sebelum tidur. Rutin membersihkan wajah secara menyeluruh memang taktik jitu agar kulit Anda tetap sehat dan bersih. Namun, apakah caranya sudah benar? Jangan sampai Anda asal mencuci dengan sabun wajah saja.

Pertama, kulit wajah perlu dibersihkan dari sisa riasan menggunakan make up remover dan kapas. Jika Anda pencinta rias mata dan polesan bibir, kedua bagian ini wajib dibersihkan sampai tuntas. Setelah wajah bebas sisa riasan, aplikasikan milk cleanser pada wajah secara merata lalu lap dengan tisu lembut agar kotoran terangkat. Jika wajah cenderung berminyak, Anda bisa mengganti dengan pembersih berbahan dasar air. Sebaliknya bagi kulit kering, pembersih berbahan oil atau cream bisa dicoba. Setelah itu, untuk menghilangkan sisa cleanser, Anda perlu mencuci wajah dengan sabun muka. Lebih baik lagi jika sabun mengandung scrub lembut untuk mengangkat sel kulit mati yang mengandung melanin agar kulit lebih cerah.

Pijat wajah selama lebih kurang 10 detik menggunakan scrub. Selain mencerahkan, hasil pijatan bisa pula memperlancar peredaran darah. Khusus kulit sensitif, hindari kontak langsung dengan scrub. Basahi dan buat busa di tangan sebelum diaplikasikan ke kulit wajah. Namun, hati-hati! Tak semua scrub mampu mengangkat melanin dari lapisan kulit. Ada bahan tertentu yang wajib ada dalam scrub untuk keperluan itu. Sebaiknya pilih pembersih yang mengandung ekstrak daun murraya koenigi atau lebih dikenal dengan salam koja. Bahan ini berkhasiat mengurangi dan menghambat produksi melanin pada kulit.

Selain itu krim pemutih wajah aman juga layak dipertimbangkan, scrub juga baiknya mengandung mevalonolactone yang berfungsi mengurangi tumpukan lapisan kulit mati. Anda bisa mencoba produk Kanebo, Impress IC Brightening Shadow Clear Wash yang sudah memanfaatkan dua bahan tersebut.

Meski begitu, faktor paling penting agar kulit wajah sehat dan bebas kucel adalah intensitas. Sebisa mungkin jangan lewatkan rutinitas perawatan malam dengan alasan apapun. Masih dari situs Dailymail, malas membersihkan wajah tiap malam bisa mempercepat proses penuaan kulit!